Abraham Reymond
Tuhan yang Indah adalah kumpulan puisi renungan yang lahir dari keheningan-ditulis bukan untuk mengajar, melainkan untuk menemani.Buku ini mengajak pembaca duduk perlahan di hadapan Allah: membaca satu ayat, merenungkan satu puisi, membiarkan hati disentuh, lalu berdoa dengan sederhana. Setiap halaman adalah ruang sunyi tempat jiwa diingatkan bahwa Tuhan tidak jauh, tidak tergesa, dan tidak asing.Disusun dalam alur rohani yang utuh-dari pengenalan akan Allah yang dekat, identitas sebagai anak yang dikasihi, respons penyembahan, hingga hidup yang dipersembahkan-buku ini cocok dibaca di pagi hari, di sela kesibukan, atau saat hati lelah mencari pegangan.Tuhan yang Indah bukan sekadar dibaca.Ia dihidupi-perlahan, dalam kasih, dan dalam keheningan.